Agus Suryadi, SDN Rengasdengklok Utara 1, KARAWANG

Masih belajar menulis dan merangaki kata....

Selengkapnya
DOKTER CINTA

DOKTER CINTA

DOKTER CINTA

“kenapa?” Ayu kembali bertanya.

“Boleh aku katakan sesuatu?” Adi menghela nafas panjang.

Sepertinya obrolan dalam telepon ini akan berlangsung lebih lama, begitu yang ada dalam benak Ayu.

“Bukankah aku sudah seperti dokter, setiap kali ada masalah, kamu pasti minta pendapatku. Trus, sekarang kamu punya masalah apa?” nafas ayu terdengar panjang. Ayu sudah hafal betul dengan karakter Adi. Teman yang sudah ia kenal sejak pertama masuk SD hingga sekarang sudah masuk Kuliah.

“Aku sudah berfikir matang. Aku memang harus terus terang dengan perasaan ini. sepertinya sudah tidak sanggup lagi untuk menyimpannya.” Suara Adi terdengar berat.

“Nah, gitu dong. Coba terus terang tentang perasaanmu. Mana dia tahu isi hati kamu, kalau kamu sendiri gak pernah ngomong. Lagian juga aku sudah bosen ngasih saran. Tiap curhat pasti tentang cewek itu. Kalau aku boleh tau, siapa sih nama cewek itu?” Tanya Ayu penuh selidik.

“Gak usah tahulah, yang pasti aku sudah lama kenal sama dia. Orangya baik, cantik dan yang pasti dia cewek yang pintar!” jawab Adi penuh semangat.

“Cieee ... yang jatuh cintrong ... hehehe” Ayu terkekeh.

“Baiklah, kalau menurut kamu aku harus berterus terang tentang perasaanku pada cewek itu, mmm ....” Adi tidak meneruskan kata-katanya.

Lama hening.

“Adi ... hey,” Ayu memanggil Adi.

“Aku cinta kamu, Yu,” Adi berbisik di telinga Ayu, suaranya jelas merambat lewat kabel telepon genggam.

“Hah!” Ayu setengah berteriak, seraya tidak percaya.

Apalagi tiba-tiba saja Adi telah ada di hadapannya dengan seikat bunga dan sekotak coklat.

“Jadi? Maksud kamu?” Ayu menatap Adi, penuh rasa tidak percaya.

“Aku jatuh cinta pada dokter cintak pribadiku, sungguh!” Adi tersenyum.

Ayu hanya terdiam, tapi tanpa Ayu sadari jika bibirnya tersenyum penuh arti.

Rdk-210217

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali