Agus Suryadi, SDN Rengasdengklok Utara 1, KARAWANG

Masih belajar menulis dan merangaki kata....

Selengkapnya
KAU HITAMKU

KAU HITAMKU

Di bawah pohon rindang,
Mengenang wajahmu yang kemerahan.

Senyummu, sumringah renyah
Bagai pagi melumat kabut.

Sisi lain, kebencian tiba_tiba muncul dan mentertawaiku
Mengatakan bahwa aku pecundang!

Jahanam!

Aku berteriak sekuat tenaga.
Sudikah kau pergi menjauh, sebab aku sedang berusaha berlari dari kenyataan?

Kebencian tetap tertawa
Lebih keras dan menghentak_hentak dinding dada.

Jika sajakah kau tahu,
Aku sedang berusaha melupakannya dan menyepi.

Di bawah pohon rindang,
Melenyapkan diri sedikit demi sedikit,
Menguliti sisa nafas dan detak jantung.

Wajahmu

Tersapu kenangan yang mulai terlelap dalam damai.

Rdk+05+09+16

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali